Selisih Dua Suara, Calon Kades Walla Ndimu Sebut Ada Kecurangan

Calon Kades Walla Ndimu, Daud Dengi Wungo foto bersama warga sebelum melaporkan adanya dugaan kecurangan Pilkades di desa tersebut, Jumat (2/7). Foto: Frengky Keban vn.

Frengky Keban

Calon Kepala Desa, Daud Dengi Wungo menyebut ada kecurangan dalam pilkades di desa Walla Ndimu. Kecurangan ini membuat dirinya mengalami kekalahan 2 suara di desa tersebut. Hal ini disampaikan Daud kepada VN, Jumad (2/7) petang di kantor PMD usai bertemu dengan Ketua Panitia Pilkada tingkay Kabupaten, Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi NTT.

Daud mengatakan bahwa indikasi kecurangan tersebut sudah terlihat dari perbedaan jumlah surat suara terpakai dengan hitungan c2 pleno/hitungan lidi. Kelebihan dua suara itu sebutnya disinyalir merupakan permainan oleh Panitia tingkat desa.

“Selisih dua suara dan kami menduga ada permainan sehingga hari ini kami datang ke PMD untuk melaporkan hal ini karena secara tidak langsung merugikan saya. Indikasi jelas ada ketidakcocokan jumlah surat suara terpakai dengan hitungan c2 pleno/hitungan lidi dimana hitungan lidi kelebihan dua suara dari total surat suara yang dicoblos,”katanya.

Selain dua suara tersebut, kecurangan lain yang disebutnya sebagai pelanggaran adalah tidak diakomodirnya kertas suara dari para pendukung karena dianggap blangko oleh panitia. Sedang dilihat dari fakta kertas tersebut ditusuk dua kali di gambar calonnya yang tentunya harus diakui keabsahannya.

“Hal ini tentu amat merugikan dan sudah harus jadi perhatian semua pihak termasuk panitia kabupaten. Kami butuh keadilan dan permintaan kami adalah pembukaan peti sebagai bagian dari pembuktian. Kalau pun dibuktikan dan saya dinyatakan kalah saya angkat topi tapi kalau berbeda maka perlu ada sanksi buat panitia desa,”tegasnya.

Senada dengannya,Bapa Sandro, salah satu pendukungnya menjelaskan, penyelenggaraan pilkades di desanya cacat hukum dan perlu dilakukan pembukaan peti untuk memastikan suara tersebut sah atau tidak.

“Dan kami bersyukur tadi ketua panitia kabupaten merespons itu dengan baik dan menyebut akan memanggil panitia, para calon dan saksi untuk menyelesaikan persoalan tersebut,”ungkapnya lagi.

Terpisah Ketua Panitia Pillades tingkat Kabupaten SBD, Dominggus Bulla mengakui adanya laporan calon dari Walla Ndimu tersebut. Dirinya pun berjanji akan memanggil pihak terkait senin mendatang untuk dilakukan klarifikasi.

“Soal tuntutan pembukaan peti dan dilakukan perhitungan ulang nanti kita lihat dalam ruang klarifikasi itu,”katanya.

Sedang Ketua Panitia Pilkades tingkat Desa, Simson Mone saat dihubungi VN baik melalui telpon dan SMS belum direspons. (Yan/ol)

Leave a Comment