Seluruh Kecamatan di Rote Ndao Terpapar Covid-19

Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao Jonas M Selly, saat menerima laporan dari Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Rote Ndao Eden Bell, di ruang kerjanya, akhir pekan lalu. Foto: Frangky/VN

Frangky Johannis

 

11 kecamatan di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT, sudah terpapar kasus positif Covid-19.

“Hingga Rabu (13/07/2021), tidak ada satupun kecamatan yang bebas dari kasus Covid-19,” ujar Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao Jonas M Selly kepada victorynews.id, Rabu (14/07/2021).

Dikatakan Jonas, hasil tracing yang dilakukan Tim Medis Satgas di seluruh kecamatan beberapa hari lalu, terdapat dua kecamatan yang masih bebas, yakni Kecamatan Loaholu dan Landu Leko, namun kemarin ditemukan 3 kasus di 2 kecamatan tersebut.

Ia menjelaskan, perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao hingga Rabu (14/07/2021) tercatat 249 orang yang masih dalam penanganan kesehatan Satgas di tempat karantina di RSUD Ba’a, Rusun Ne’e, karantina terpusat kecamatan, dan karantina mandiri.

Sebaran 249 kasus Covid-19 tersebut, terbanyak di Kecamatan Lobalain sebanyak 96 kasus, Rote Barat Laut 36 kasus, Rote Barat Daya 38 kasus, Rote Tengah 33 kasus, Rote Barat 14 kasus, Rote Selatan 13 kasus, Pantai Baru 9 kasus, Rote Timur 6 kasus, dan Ndao Nuse 1 kasus, Loaholu 1 kasus, dan Landu Leko 2 kasus.

Dengan wilayah sebaran Covid-19 di Rote Ndao yang sudah mencapai seluruh kecamatan tersebut, diharapkan masyarakat lebih waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menghindari kegiatan yang sifatnya mengumpulan banyak massa, dan tidak bepergian jika tidak ada keperluan mendesak.

“Bupati sudah mengeluarkan Instruksi tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Belajar Dari Rumah dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19. Diharapkan masyarakat patuh dan melaksanakan itu secara sungguh-sungguh karena penyebaran virus ini sungguh luar biasa dan bisa ada di mana-mana,” katanya.

Jonas juga berharap masyarakat tidak panik karena Covid-19 bisa sembuh. Walau terus terjadi penambahan kasus setiap hari, namun dalam tiga hari terakhir juga tercatat 25 orang yang berhasil sembuh.

“Dari proses penyembuhan yang dilakukan Tim Medis Satgas sejak kasus Covid-19 kembali merebak pada akhir Juni lalu, sudah 25 orang dinyatakan sembuh. Sisanya 249 orang masih dalam penanganan dan observasi oleh tim medis di tempat-tempat karantina dan isolasi mandiri. Mudah-nudahan tidak ada lagi korban jiwa,” kata dia. (yan/ol)

Leave a Comment