Sempat Diberhentikan, 83 PTT Kota Kupang Diangkat Kembali

Rafael L Pura

 

83 Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada lingkup Pemerintah Kota Kupang yang sempat diberhentikan atas rekomendasi Pansus LKPj Wali Kota dipastikan diangkat kembali. Para PTT itu sudah kembali bekerja 1 Oktober mendatang.

Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe rabu (22/9) mengapresiasi pemerintah kota yang telah mengangkat kembali ke 83 PTT itu. Pengangkatan kembali itu, menunjukan pemerintah kota benar-benar peduli terhadap nasib PTT.

“Tadi saya sudah ketemu Wali Kota Kupang dan semua sudah beres. Para PTT itu akan diangkat kembali,” katanya.

Pertemuan dengan Wali Kota itu, juga lanjut Yeskiel, dihadiri pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Kepala Badan Kepegawaian pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota, Abraham D.E Manafe.

Terpisah kepala BKPPD Abraham D. E. Manafe mengaku telah menerima arahan dari Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore agar segera memproses seluruh administrasi pengangkatan kembali para PTT itu.

“Ya, sudah dapat perintah dari Bapa Wali untuk pengangkatan kembali PTT itu. Mereka akan kembali masuk bekerja awal Oktober ini,” katanya.

Ke 83 PTT itu sebelumnya diberhentikan Pemerintah Kota atas rekomendasi Panitia Khsusus (Pansus) laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota (LKPj) 2021 kemarin. Pansus menilai pengangkatan 83 PTT itu dinilai bermasalah.

Ketua Pansus LKPj Wali Kota, Telendmark Daud, sebelumnya menjelaskan, rekomendasi Pansus itu berdasarkan penjelasan Kepala BKPPD Kota Kupang, dimana PTT yang diajukan pada pembahasan anggaran murni 2021, sebanyak 2.000 lebih PTT dan sudah disetujui dan dianggarkan pada anggaran murni. Sementara SK yang keluar, ada 2.300 lebih , dan setelah dikonfirmasi ternyata ada selisih 186 orang, dari jumlah yang sudah disetujui.

“Karena itu merupakan anggaran 2021, maka Pansus hanya merekomendasikan karena tidak sesuai dengan mekanisme penganggaran, maka diharapkan tahun berikutnya tidak terulang kembali, bukan memberhentikan,” jelasnya. (Yan/ol)

 

Leave a Comment