Setukpa Polri Angkatan 50 Bagi Sembako kepada Warga

Anggota Setukpa Polri Angkatan 50 menyerahkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Rabu 13 Oktober 2021.

Putra Bali Mula

 

36 orang perwira Polri yang tergabung dalam Ikatan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri Angkatan 50 Tahun 2021menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat.

Bakti sosial ini dilakukan pada Rabu (13/10) dengan cara yang berbeda. Para perwira yang terdiri dari 3 orang Polwan dan 33 orang polisi pria ini berpatroli di sejumlah wilayah di Kota Kupang. Mereka kemudian membagikan sembako berisi beras, minyak goreng, gula, teh dan masker kepada keluarga kurang mampu yang ditemui.

Pembagian dilakukan di wilayah Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kelurahan Kolhua dan Kelurahan Bello serta sejumlah lokasi di Kota Kupang dan sekitarnya.

Ipda Valentinus Gual selaku ketua Ikatan Alumni Setukpa Polri Angkatan 50 Polda NTT didampingi wakil ketua Ipda Noldi Ballo disela-sela kegiatan bakti sosial ini mengaku kalau pihaknya mensyukuri perjalanan pendidikan selama 7 bulan dari Bintara Polri menjadi perwira Polri dengan cara berbagi kasih.

“Kami berbagi rejeki berupa sembako kepada warga kurang mampu yang terkena dampak pandemi covid-19 maupun badai seroja,” ujar Ipda Valentius yang segera bertugas menjadi KBO Satuan Binmas Polres Manggarai Timur ini.

Ada 50 paket sembako yang disiapkan dan didistribusikan saat melakukan patroli. Sembako ini bertujuan untuk meringankan kebutuhan masyarakat.

“Terutama di tengah masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Selain berbagi sembako, para perwira ini pun membagikan masker dan mengajak masyarakat tetap hidup sehat, taat pada protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, selalu mencuci tangan dan tidak dulu berkerumun atau berkumpul dalam jumlah banyak.

Program ini akan menjadi agenda rutin setiap tanggal 13 September sebagai peringatan tanggal mereka dilantik menjadi perwira Polri.

Ia mengakui kalau 36 perwira Polri Angkatan 50 Tahun 2021 ini akan terpisah karena mendapat tempat tugas yang berbeda sehingga wadah yang ada tetap melakukan kegiatan sosial bagi masyarakat di sekitar.

Elisabet Haumeni, seorang warga Jalan Bilete RT 09/RW 08, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang yang juga menerima bantuan ini mengaku terharu dengan bantuan yang ada.

“Ini sangat membantu kami masyarakat yang kurang mampu. Kami hanya bisa doakan agar para perwira polisi ini selalu sehat dan sukses dalam menjalankan tugas,” ujar ibu dari empat orang anak ini. (Yan/ol)

Leave a Comment