Siaga Covid-19, PLN Jaga Keandalan Listrik Pabrik Oksigen di NTT

PLN Unit Induk Wilayah NTT terus berupaya menjaga keandalan listrik untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19, khususnya dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.

Selain menjaga keandalan listrik bagi 3 rumah sakit rujukan Covid-19 ( RSUD Prof.Dr. W.Z Johanes, RSUD dr T.C Hillers, RSUD Komodo), PLN juga menjaga pasokan listrik untuk industri oksigen yang berada di Kota Kupang NTT.

“Seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19, kebutuhan akan oksigen juga terus meningkat. Untuk itu, kami berupaya memastikan keandalan listrik pada industri produsen oksigen agar proses produksi tetap lancar. Saat ini, PLN memastikan daya listrik di NTT memiliki daya mampu mencapai 333,57 MW dengan beban puncak sekitar 217,47 MW, terdapat cadangan daya sekitar 116,12 MW,” jelas General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko.

Selain memastikan pasokan listrik cukup, PLN juga melakukan beberapa langkah antisipatif untuk memastikan keandalan listrik industri oksigen tetap terjaga, diantaranya dengan melakukan pengecekan jaringan, pemasangan proteksi sehingga potensi gangguan eksternal dapat dikurangi, melakukan assessment, dan melakukan rekonfigurasi jaringan sebagai antisipasi terjadinya gangguan.

“Kami akan mengerahkan seluruh kekuatan guna memastikan keandalan dan meminimalisasi potensi terjadinya gangguan listrik, walau hanya kedip sekalipun. Kami komitmen dukung penanganan Covid-19,” tegas Jatmiko

PLN NTT juga telah menyediakan piket personil khusus untuk menjaga keandalan listrik di lokasi industri oksigen. PLN menyiagakan sebanyak 32 personel khusus yang berada di Unit Layanan Pelanggan Kupang .

PLN juga menyiagakan 6 unit kendaraan roda 4 dan 2 unit peralatan pendukung seperti Genset dan 1 (satu) Uninterruptible Power Supply 250 kVA (UPS), serta 2 Unit Gardu Bergerak posisi standby dan untuk di Komodo tersedia UPS 100 kVA.

Pegawai PLN yang secara tugasnya kritikal, seperti dispatcher, operator, pemeliharaan, penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), call center, security, pelaksana dan pengawas proyek di lapangan, akan tetap bekerja seperti biasa namun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

“PLN memastikan kecukupan daya listrik selama PPKM darurat. Kami menyadari betul kehadiran listrik sangat penting agar masyarakat tetap produktif saat beraktivitas di rumah dan penanganan Covid-19 tidak terganggu,” pungkas Jatmiko. (beverly/ol)

Leave a Comment