Siang ini, Rumah Sakit di Kota Kupang Sepi

Suasana di RSUD SK Lerik Kota Kupang, Kamis 8 Juli 2021. Foto:Yapi Manuleus vn.

Yapi Manuleus
Pandemi Covid 19 di Kota Kupang terus meningkat, Pemerintah Kota Kupang pun saat ini memberlakukan PPKM demi bisa meredam penyebaran Virus yang mematikan tersebut.

Di tengah meningkatnya jumlah kasus Covid-19, bebarapa Rumah Sakit milik pemerintah di wilayah Kota Kupang tampak sepi.

Pantauan VN di RSUD SK Lerik kota Kupang pada Kamis (8/7) pukul 13.30 Wita, terlihat parkiran depan Rumah Sakit milik Pemerintah Kota Kupang itu sepi, hanya terlihat beberapa kendaraan roda dua maupun roda empat yang terparkir di depan Rumah sakit tersebut.

Kursi-kursi yang berjejer tepat di depan rumah sakit yang biasa digunakan pengunjung terlihat kosong. Di ruang IGD pun tampak sepi, terlihat hanya satu orang yang sedang duduk di kursi yang berada tepat di depan ruang IGD itu sementara pintunya sementara tertutup rapat.

Saat VN melihat melalui kaca pintu tersebut,
terlihat beberapa perawat sedang beraktivitas di dalam ruangan IGD itu, namun tidak tampak adanya pasien.

VN pun langsung bergegas masuk kedalam ruang Rumah Sakit tersebut, namun di dalam ruang tunggu pun terlihat hanya terdapat dua orang yang sementara duduk di kursi yang disiapkan di dalam ruangan itu. Ruangan dalam pun sepi dan tidak ramai seperti biasanya.

Hanya terlihat empat keluarga pasien yang sementara lalu lalang di dalam ruangan rawat inap tersebut. Sementara para petugas beraktivitas seperti biasa.

Suasana di RSUD WZ Johannes Kupang Kamis 8 Juli 2021 siang.

Sementara di RSUD W.Z Johannes Kupang tepat pukul 13.55 Wita, tampak begitu banyak kendaraan roda dua yang terparkir secara berjejeran di lokasi parkiran yang berada langsung di depan rumah sakit milik Pemprov NTT itu.

Juru parkir terlihat sementara mengatur semua kendaraan itu. Sayangnya, masker yang dipakai pun tidak menutupi hidung dan mulut mereka selama beraktivitas.
Para pemilik kendaraan yang mau bergegas keluar pun tampak dimintai biaya parkir sebesar Rp.2000 oleh para petugas parkiran namun tidak diberikan karcis.

Setelah itu, VN pun bergegas masuk ke dalam ruangan rumah sakit itu. Di ruangan IGD tertulis jalur khusus Covid-19, namun tampak sepi dan para petugas sementara beraktivitas di dalam ruangan itu seperti biasanya.

Di ruang tunggu yang biasa digunakan untuk mendaftarkan pasien pun tampak sepi, bahkan tidak ada satu pun yang duduk di ratusan kursi yang tersedia. Di ruangan Kelimutu terlihat ada pasien yang sementara terbaring lemas di setiap tempat tidur yang disiapkan. Namun banyak pula tempat tidur yang terlihat kosong.

Bahkan di ruangan Cempaka tampak kosong dan tidak ada pasien di dalamnya. Hanya terlihat beberapa petugas sementara duduk dan beraktivitas di loket tersebut.

Di ruangan Operasi juga terlihat sepi, hanya tampak ada tiga orang keluarga pasien yang sementara duduk sambil berbaring di ruang tunggu gedung tersebut. Tampak pula ada tiga orang OB sedang mengepel lantai di sekitar ruangan itu.

“Iya sepi ni kaka,” jawab singkat petugas tersebut.

Sementara salah satu petugas parkir di depan rumah sakit tersebut yang ikut ditanyai VN mengatakan rumah sakit tersebut tetap beraktivitas seperti biasanya, namun terlihat sepi karena waktu sudah siang.

“Ada ramai ini, tapi kalau pagi dengan sore itu yang ramai. Kalau jam begini sepi. Kan orang mau ambil obat kan dengan pagi bukan siang kaka,” kata petugas parkir tersebut yang tidak mau sebutkan namanya. (Yan/ol)

Leave a Comment