Sistem Online Pembayaran Pajak Sementara Dipulihkan

Ari Wijana, Kepala Bapenda Kota Kupang.

Putra Bali Mula

 

Sistem online pembayaran pajak untuk PBB (Pajak Bumi Bangunan), BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan) dan jenis pajak daerah lainnya sementara dikonfigurasi kembali.

Pelayanan pajak daerah di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang notabene telah dilayani secara online dan pemulihan konfigurasi sistem server ini sedang berlangsung.

“Karena ada perubahan nomor IP,” ungkap Ari Wijana selaku Kepala Bapenda Kota Kupang di ruang kerjanya pada Jumat (9/7).

Pembaharuan sementara dilakukan hingga akhir pekan ini dan direncanakan efektif lagi pada Senin ini (12/7). Konfigurasi server ini memang membutuhkan waktu dengan keterlibatan ASTINet milik Telkom selaku vendor yang menangani sistem ini. Proses konfigurasi telah berlangsung empat hari belakangan.

Tentunya dengan ada perbaikan ini maka sistem sementara tidak berjalan selagi konfigurasi berlangsung. Pihaknya memastikan paling lambat Sabtu (10/7) dapat selesai pemulihan agar dapat kembali melayani masyarakat. Kepastian selesainya pemulihan ini pun disampaikan pihak Telkom kepada Bapenda Kota Kupang.

Untuk kendala yang menyebabkan ketidaknyamanan ini pun maka Bapenda menyampaikan permohonan maaf kepada wajib pajak dan stakeholder.

“Satu atau dua hari ini selesai maka Senin masyarakat sudah bisa melakukan pembayaran seperti sediakala karena jaminan vendor, dari ASTINet atau Telkom, sekarang sedang konfigurasi dan diharapkan selesai. Jadi walaupun libur tetap kita konfigurasi terus,” jelasnya.

Kota Kupang tetap dengan komitmennya menggunakan pembayaran pajak secara online apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini.

Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat atau wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban dengan membayarkan pajak secara online. Tentunya dengan konfigurasi ini pula, ujarnya, akan mendukung kembali atensi yang masyarakat berikan terkait pajak daerah.

Pembayaran pajak daerah secara online ini melibatkan berbagai stakeholder seperti Bank NTT pihak pertanahan selama ini dalam pembayaran PBB dan BPHTB. Penggunaan tapping box adalah contoh pembayaran pajak secara online.

Untuk itu nantinya akan ada juga pojok pembayaran pajak dari Bank NTT yang akan berada di kantor Bapenda Kota Kupang mulai Senin nanti (12/7).

“Teller Bank NTT khusus pajak nanti akan ada di sini karena sudah disediakan sekat-sekat dan hardware. Kita harap minggu depan masyarakat yang datang ke Bapenda tidak lagi ke Bank NTT karena bisa bayar langsung di sini,” tambah dia.

Untuk tahun berjalan 2021 saat ini PBB belum ada denda. Denda yang ada saat ini berasal dari tahun sebelumnya, tahun 2020, yang penetapannya tiap 30 hari.

Pemerintah Kota Kupang akan mengkaji dan mengevaluasi soal penghapusan denda apabila selama konfigurasi ini ada pihak yang terkendala pembayaran. (Yan/ol)

Leave a Comment