Tahun 2021 hanya Tujuh Kelurahan Usul Kontainer Sampah

Kepala DLHK Kota Kupang Orzon Nawa (ketiga dari kiri) saat memberikan penjelasan terkait kontainer sampah tahun 2021 saat sidang Banggar DPRD Kota Kupang, Kamis (24/6) petang. Foto: Nahor Fatbanu vn.

Yapi Manuleus

 

Pada tahun anggaran 2021 ini, dari 51 kelurahan yang ada di Kota Kupang, Provinsi NTT, hanya tujuh Kelurahan yang mengusulkan kontainer sampah. Padahal sampah di Kota Kupang hingga saat ini masih menjadi masalah utama.

Data tersebut terkuak dalam rapat Badan Anggaran DPRD Kota Kupang, Kamis (24/6) petang.

Dalam rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Kupang Christian Baitanu dan Padron Paulus tersebut, Kepala DLHK Kota Kupang Orzon Nawa menjelaskan mengenai penempatan Kontainer Sampah tahun 2021, yakni hanya 24 Kontainer sampah yang akan ditempatkan di tujuh wilayah Kelurahan yang ada di Kota Kupang. Dikarenakan pada dua bulan yang lalu pihaknya sudah bersurat kepada semua kelurahan yang ada di kota Kupang untuk segera menyiapkan tempat untuk kontainer sampah.

Namun demikian lanjut dia, dari 51 Lurah hanya 7 Lurah yang memasukan permohonan mereka untuk mendapatkan kontainer sampah.

“Jadi saya sudah punya putusan, di luar dari tujuh lurah itu saya tidak akan layani. Siapa pun dia saya tidak akan layani. Karena kami Komitmen,”tegasnya.

Tujuh kelurahan tersebut, di antaranya, Kelurahan Kelapa Lima, Kelurahan Oesapa, Kelurahan Oesapa Barat, Kelurahan Oesapa Selatan, Kelurahan Kayu Putih, Kelurahan Bello dan Kelurahan Penfui.

Ia berencana untuk kelurahan yang tidak bisa mendapatkan kontainer sampah bisa diganti dengan Box Sampah guna meminimalisir sampah di Kota Kupang.

Menanggapi itu, anggota DPRD Kota Kupang Yuvens Tukung, keberatan dengan hal itu. Seharusnya semua Kelurahan bisa mendapatkan Kontainer Sampah agar punya pemerataan.

“Saya minta kalau bisa pending dulu. Saya akan konsultasi di tingkat kelurahan. Karena jangan-jangan para lurah tidak sempat dengar Info. Maksud saya aturan itu kan dibuat oleh kita termasuk proses pelelangan. Kalau belum dilelang mohon dipending dulu, biar semua kan bisa dapat,” kata Yuvens. (Yan/ol)

 

Leave a Comment