Tarif Bemo di Kupang Naik Rp1000

Putra Bali Mula

 

Tarif angkutan dalam kota atau yang dikenal dengan bemo sudah resmi naik Rp1000 dengan penetapan langsung dari Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, melalui Peraturan Wali Kota (Perwali).

Dengan demikian, tarif bemo untuk anak-anak dari semula Rp 2.000 naik menjadi Rp 3.000 dan orang dewasa yang semula Rp 3.000 naik menjadi Rp 4.000.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, mengkonfirmasi hal ini saat diwawancarai di Kantor DPRD Kota Kupang, Kamis (25/11).

Mere mengatakan, penetapan ini sesuai hasil kajian sehingga disahkan oleh Wali Kota Kupang melalui Perwali dan sudah diinformasikan kepada semua pemilik atau pengusaha angkutan umum di Kota Kupang.

Penetapan ini berdasarkan Perwali Nomor 25 tahun 2021 tentang penetapan tarif angkutan penumpang umum dalam wilayah Kota Kupang.

Ia menegaskan lagi, untuk penumpang umum jarak jauh dan dekat Rp 4.000, untuk pelajar atau mahasiswa, baik jarak jauh atau dekat Rp 3.000. Sementara tarif masuk wilayah kampus, baik Undana maupun Unwira Rp 3.000 per orang.

“Peraturan Wali Kota Kupang ini resmi dikeluarkan pada tanggal 8 November kemarin. Untuk pemberlakuannya, sudah dilakukan tahapan sosialisasi kepada semua pelaku angkutan umum,” katanya.

Kajian ini, kata Mere, sudah didasarkan pada beberapa variabel kajian sehingga bisa diterapkan. Untuk semua angkutan kota, imbaunya, wajib menempelkan stiker di kendaraan angkutan kota, agar masyarakat juga ikut mengetahui tentang peraturan terbaru ini.

Sebelumnya, para pengusaha bemo di Kota Kupang melakukan aksi demonstrasi atau protes terhadap kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Partalite, sehingga diminta agar tarif bemo juga ikut dinaikan. (Yan/ol)

Leave a Comment