Terbang dari El Tari Wajib Test PCR

Sejumlah penumpang berangkat dari Bandara El Tari Kupang, belum lama ini. Foto: Maykal/VN
Sejumlah penumpang berangkat dari Bandara El Tari Kupang, belum lama ini. Foto: Maykal/VN

Maykal Umbu

Calon penumpang pesawat yang ingin terbang dari Bandara El Tari Kupang ke daerah dengan kategori PPKM Level 3 dan 4 wajib mengantongi hasil test RT-PCR negatif yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Penegasan itu disampaikan Humas PT. Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, Rahmat Sugeng, kepada VN, Selasa (27/7).

Ia mengatakan, pemberlakuan tersebut semua dalam Surat Edaran (SE) Nomor SE 57 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

“SE baru berlaku sejak 26 Juli 2021, atas perubahan SE Menteri Perhubungan Nomor SE 45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” jelasnya.

Dalam SE terbaru menyebutkan beberapa larangan di antaranya, setiap penumpang bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing dengan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 6M. (Lihat Grafis)

Kemudian, penerbangan dari dan ke bandara di daerah yang ditetapkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 1 dan PPKM Level 2, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil negatif rapid test antigen yang
sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Dalam hal surat keterangan test RT-PCR atau rapid test antigen menyatakan hasil negatif namun penumpang menunjukkan gejala indikasi covid-19, maka penumpang dilarang melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Ketentuan bagi Penyelenggara Angkutan Udara pada masa pandemi covid-19 harus mematuhi ketentuan operasional sebagaimana telah diatur di dalam SE Menteri Perhubungan Nomor SE 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari covid-19.

Wali Kota Kupang Jefirstson Riwu Kore juga menerbitkan instruksi Nomor: 047/HK.443.1/VII/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Kupang.

Salah satu instruksi mengatur soal pelaku perjalanan yang hendak masuk ke wilayah Kota Kupang baik pelaku perjalanan darat maupun laut dan udara. Khusus perjalanan darat (sopir, awak dan/atau penumpang) yang tidak memakai masker, suhu tubuh diatas 37,80 C, dan mentaati protokol kesehatan lainnya dilarang memasuki Wilayah Kota Kupang. Sedangkat pelaku perjalanan laut/udara wajib menunjukkan hasil test negatif rapid antigen yang dikeluarkan maksimal 1×24 jam sebelumnya atau hasil test RT-PCR negatif yang dikeluarkan maksimal 2×24 jam sebelumnya. (mg-21/ari)

Leave a Comment