Terjerat Kasus Korupsi, Andi Rizky Nur Cahya Dinonaktifkan dari Parpol

Ketua DPW PPP NTT, Djainudin Lonek.

Simon Selly
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP NTT, Djainudin Lonek menyampaikan bahwa saat ini pihak partai telah menonaktifkan Andy Rizky Nur Cahya untuk sementara waktu.

Hal tersebut disampaikan Djainudin ketika dihubungi VN, Jumat (25/6) sore.

Djainudin menjelaskan bahwa untuk saat ini pihaknya menonaktifkan sementara waktu ketua DPC PPP Manggarai Barat, Andy Rizky Nur Cahya, yang mana saat ini sementara terjerat hukum dugaan korupsi aset tanah milik negara di Manggarai Barat, NTT.

Partai saat ini masih menunggu hasil final karena yang bersangkutan masih melakukan upaya banding di tingkat Pengadilan Tinggi atas putusan Pengadialan Negeri Tindak Pidana Koropsi pada pengadilan Tipikor Kupang.

“Selaku Ketua pimpinan wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kooperatif apa yang telah terjadi, dengan apa yang telah terjadi yang telah ditetapkan oleh polisi dan jaksa, sampai pada proses hukum ini di pengadilan negeri,” ujarnya.

Sebelumnya Pengadilan Tipikor Kupang memutuskan bahwa Andy Rizky Nur Cahya
terbukti bersalah dan melanggar pasal 2 ayat (1) UU pemberantasan tindak pidana korupsi dengan putusan pidana penjara 4 tahun, serta membayar uang denda senilai 400 juta subsider 3 bulan kurungan.

Selain uang denda Andy Rizky Nur Cahya juga dikenakan hukuman dengan membayar uang pengganti senilai Rp 450 juta subsider 1 tahun. (Yan/ol)

Leave a Comment