Terkesan Mendadak, Pemprov NTT Tunda Penutupan Pelayaran dan Penerbangan

Putra Bali Mula

 

Penutupan pelayaran dan penerbangan di NTT yang semula berlaku mulai 7 Juli, hari ini, direvisi, sehingga baru mulai diberlakukan pada 12 Juli hingga 26 Juli mendatang.

Aktivitas jalur penyeberangan baik darat, laut dan udara di wilayah zona merah di NTT ditutup. Kebijakan ini dikeluarkan untuk ditaati masing-masing operator moda transportasi.

Sementara transportasi dari luar yang masuk ke NTT diperbolehkan dengan melakukan protokol kesehatan yang ketat sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Berlaku 2 minggu mulai tanggal 21 Juli sampai 26 Juli,” tegas Kadis Perhubungan, Isyak Nuka, Rabu (7/7).

Sebelumnya, pada Selasa (6/7) malam, Dinas Perhubungan NTT mengeluarkan larangan atau penutupan penerbangan, pelayaran dan penyeberangan mulai 7 Juli hingga 21 Juli mendatang. Kebijakan ini mencermati perkembangan pandemi Covid-19 di wilayah NTT yang saat ini telah menunjukan adanya kekhawatiran dampak penyebaran yang masif. Namun penutupan ini dikecualikan bagi angkutan barang dan logistik.

Penerbangan dan pelayaran pada Rabu ini masih normal. Revisi ini pun, kata Isyak, dikarenakan larangan sebelumnya terkesan mendadak. (Yan/ol)

Leave a Comment