Terlambat Ajukan KUA PPAS, Dewan Kota telah Menyurati Pemprov, Minta Tambahan Waktu Sidang

Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe
Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe

Sinta Tapobali

 

Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe mengaku bahwa DPRD Kota Kupang telah melayangkan surat permohonan untuk penambahan waktu sidang pembahasan anggaran murni tahun 2022. Hal ini disampaikannya kepada VN, Rabu (24/11) siang di Kantor DPRD Kota Kupang.

Menurutnya, sesuai undang-undang yang berlaku penyerahan dokumen KUA PPAS sudah sangat terlambat diserahkan oleh Pemerintah Kota Kupang.

Dokumen menurutnya memang sudah diserahkan pada Selasa petang 23 November 2021 pukul 15.00 Wita. Namun kata Yeskiel, seharusnya dokumen diberikan kepada Dewan untuk diteliti dan ditelaah satu minggu sebelum pembahasan dilaksanakan.

Waktu yang tersisa menurutnya hanya empat hari dan pembahasan tidak akan selesai dalam waktu tersisa empat hari ini.

Karena keterlambatan ini, maka bersama para Wakil Ketua dan para Ketua Komisi telah mengadakan rapat bersama dengan WaliKota untuk membahas keterlambatan yang berasal di pihak pemerintah ini. Oleh karena itu, bersama Wakil Ketua dan para Ketua Komisi bersepakat untuk bersurat ke Pemerintah Provinsi dengan tembusan ke Menteri Dalam Negeri dan Wali Kota Kupang.

“Suratnya sudah kami sampaikan ke Provinsi dan hari ini mau bertemu kita, jalan keluar seperti apa, apakah penambahan waktu, bila ada penambahan waktu maka dengan sendirinya kita akan bersidang. Sebentar kita akan bertemu Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi untuk membicarakan untuk menambah durasi waktu,” jelas Yeskial Loudue.

Diharapkan Pemerintah Provinsi dapat memberikan tambahan waktu dan bila diberikan maka sidang akan dilaksanakan paling cepat mulai hari ini atau esok.

Pemerintah Kota menurutnya sudah mengakui bahwa keterlambatan sidang disebabkan oleh Pemerintah Kota dan hal itupun sudah diakui sendiri oleh Walikota dalam rapat yang digelar kemarin. (Yan/ol)

Leave a Comment