Tiap Tiga Bulan, Gubernur NTT dan Sekda Berkantor dari Tempat Wisata

Dr Zeth Sony Libing Kadis Parekraf NTT
Dr Zeth Sony Libing Kadis Parekraf NTT

Putra Bali Mula

Work From Destination (WFD) atau berkantor dari tempat wisata telah diterapkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gubernur NTT dan Sekda berkantor dari tempat wisata selama tiga hari setiap tiga bulan.

“WFD sedang berjalan dan gubernur berkantor di Mulut Seribu dan Liman. Pak Sekda bersama saya di Wolwal selama tiga hari,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTT, Zeth Sony Libing di ruang kerjanya, Senin (20/9).

Gubernur NTT, lanjutnya, belum lama ini berada di Liman, Kabupaten Kupang untuk bekerja dari tempat itu selama dua hari.

“Tiap tiga bulan sekali mereka WFD. Kemarin Pak Gubernur di sana, di Liman lagi, sempat lihat kondisi di sana dua hari,” tambah dia.

Ia berharap destinasi wisata NTT tidak sepi karena itu pemerintahan mensponsori aktivitas yang ada di destinasi wisata. Keberadaan Pemerintah Provinsi NTT di lokasi wisata, menurut dia, juga dapat memotivasi masyarakat di lokasi wisata.

“Salah satu caranya pemimpin pemerintah kita hadir di destinasi wisata itu, berkantor di situ, secara psikologis memberitahukan bahwa walaupun covid tetap pariwisata tumbuh,” tukas dia.

Ia menyebut Fatumnasi, Liman, Mulut Seribu, Wolwal, saat ini sudah mulai membaik dari tingkat kunjungan dibandingkan waktu sebelumnya di awal pandemi.

“Bagi pemda bukan pengunjung tidur di cottage itu tapi tempat itu bisa ramai sehingga masyarakat tetap dapat memiliki pemasukan dari kunjungan wisatawan domestik,” tambahnya.

Selain itu, tempat wisata yang terdampak Badai Seroja akan diperbaiki. Untuk kawasan wisata Pantai Lasiana akan dikerjakan bersama Koperasi TLM yaitu membangun kafe dan resto. Sisa kerusakan lainnya akan diperbaiki. (bev/ol)

Leave a Comment