Tiga Daerah di NTT Terapkan PPKM Level IV

Mutiara Malahere

Tiga daerah di NTT akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV.

Tiga wilayah tersebut antara lain Kota Kupang, Kabupaten Sikka dan Sumba Timur yang menurut rencana akan berlaku selama 14 hari.

Terhadap penerapan PPKM Level IV, Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif memberikan atensi dan arahan kepada semua personel Polda NTT dan Polres jajaran.

Kepada VN Minggu (25/7) malam, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto menjelaskan semua bentuk kegiatan dari Polri harus sesuai aturan dari pemerintah termasuk larangan setiap kegiatan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Krisna menambahkan, institusi Polri mendukung penuh Satgas Covid-19 dengan melaksanakan pengawasan terhadap penerapan pembatasan kegiatan masyarakat, pengurangan mobilitas dan peniadaan kerumunan secara humanis dan persuasif.

“Kami melakukan tindakan penerapan protokol kesehatan dengan cara santun dan humanis, tetapi jika masih ada yang melanggar dan tidak mengindahkan ketentuan tim Satgas, maka kami akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Krisna.

Kapolda NTT juga telah memerintahkan semua Kapolres jajaran agar melaksanakan koordinasi antar wilayah kabupaten untuk melaksanakan pengurangan mobilitas berupa penyekatan secara selektif dan prioritas.

“Penyekatan harus selektif dan menyesuaikan pada kondisi di lapangan, terutama jika ada hal-hal yang sifatnya darurat/emergensi, agar semua pelaksanaan kegiatan harus berjalan dengan lancar dan tidak membingungkan masyarakat,” tambah Krisna.

Terkait pelaksanaan PPKM Level IV,  Polri wajib melaksanakan imbauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Prokes 5M dan 3 T.

Pihaknya juga meminta semua personel Polri agar menghindari dan mencegah perilaku/tindakan arogan terlebih tindak kekerasan di lapangan mengingat semuanya karena kondisi saat ini sangat memprihatinkan.

“Kami melihat masyarakat berada dalam kondisi tertekan dan frustasi karena PPKM mikro yang cukup mengganggu, sehingga kami meminta semua personel Polri yang bertugas di lapangan harus bertindak humanis dan mengutamakan sisi kemanusiaan,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana PT. Binti mengaku telah melakukan persialan terkakt pelaksanaan PPKM Level IV, namun belum dapat berlaku karena masih menunggu kesiapan dari pihak Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kupang.

“Kami secara internal telah siap, namun masih menunggu kepastian dari Tim Satgas Covid-19 Kota Kupang, dan akan segera melaksanakannya dalam beberapa hari kedepan,” ujarnya. (bev/ol)

Leave a Comment