Tinggalkan Tugas, Dua Anggota Polres TTU Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

Gusty Amsikan

Polres Timor Tengah Utara (TTU) menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua anggota berinisial Brigpol JR dan Brigpol YEN yang melakukan pelanggaran kode etik dan meninggalkan tugas berulang kali.

Pantauan VN, Senin (11/10), upacara PTDH tersebut dipimpin Kapolres TTU AKBP Nelson Filepe Diaz Quintas, dihadiri Waka Polres Kompol Herman Lona, Kabag Ops, para Kasat dan para Kapolsek.

Pelaksanaan Upacara berlangsung dihalaman Polres TTU tanpa dihadiri para kedua anggota yang diberhentikan tidak dengan hormat, lantaran melanggar kode etik dan meninggalkan tugas. Kedua anggota tersebut berinisial Brigpol JR dan YEN.

Kapolres TTU, Nelson Filepe Diaz Quintas, mengatakan upacara PTDH ini dilakukan dalam rangka memberikan contoh dan juga efek jera kepada personel yang akan mencoba melanggar kode etik.

Nelson menegaskan kedua anggota berinisial JR dan YEN, telah meninggalkan tugas kedinasan sejak tahun 2015 lalu dengan alasan persoalan keluarga. Ironisnya, sepanjang meninggalkan tugas mereka tetap menerima gaji tanpa menjalankan tugas.

Menurut Nelson, momentum pemberhentian tidak dengan hormat hari ini menjadi contoh bagi anggota Polri yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya sehari-hari sebagai anggota Polri.

“Kasus ini sejak tahun 2015 lalu. Kedua anggota meninggalkan tugas dan terbukti melakukan pelanggaran-pelanggaran kode etik. Sebagai anggota Polri harus memiliki tanggung jawab. Peristiwa hari ini harus menjadi contoh kepada semua anggota agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas,” tegas Nelson

Kapolres lalu melakukan pemberhentian secara inabsentia terhadap Brigpol JR dan YEN dengan tanda silang pada foto yang diusung oleh anggota pertanda bahwa JR dan YEN sudah tidak lagi menjadi personel Polri. (bev/ol)

Leave a Comment