TNI dan Polri Rutin Tertibkan Warga yang tak Patuh Prokes

Prajurit TNI-Polri melakukan penertiban Protokol Kesehatan di Kantor Pos Kefamenanu, Rabu 2 Juni 2021. Foto:Gusty vn

Gusty Amsikan

 

Polres Timor Tengah Utara (TTU) dan Kodim 1618/TTU, Provinsi NTT untuk kesekian kalinya menggelar Operasi Penegakan Pendisiplinan Protokoler Kesehatan (Prokes) pada sejumlah fasilitas publik di Kota Kefamenanu.

Penertiban protokol kesehatan berlangsung pada sejumlah lokasi antara lain, Kantor Pos Kefamenanu, Pasar Lama dan Kantor BNI Cabang Kefamenanu.

Pantauan media ini di lapangan, Rabu (2/6), Operasi Penegakan Pendisiplinan Protokoler Kesehatan tersebut, diawali apel pengecekan di Alun-alun Mapolres TTU. Penertiban dimulai sekira pukul 09.00 Wita pada lokasi yang selama ini menjadi potensi kerumunan massa.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, mengatakan, pihaknya bersama Polres TTU melaksanakan Operasi Penegakan Pendisiplinan Protokoler Kesehatan. Tim gabungan TNI-POLRI melaksanakan operasi dalam rangka penertiban dan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi aturan kesehatan.

Menurut Junaidi, sasaran operasi gabungan tersebut adalah untuk menertibkan para pedagang dan pengunjung pasar serta warga setempat yang melintasi Pasar Lama Kefamenanu. Para pedagang, pengunjung, dan pelintas di Pasar Lama Kefamenanu, Kantor Pos, Kantor BNI dan sejumlah fasilitas publik lainnya, yang tidak menggunakan masker diberi peringatan dan diminta mematuhi protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan mengingat semakin bertambahnya angka penderita Covid-19 di wilayah NTT.

“Dalam operasi gabungan tersebut didapati banyak pedagang, pengunjung dan pelintas jalan yang belum menaati protokol kesehatan, tidak memakai masker dan masih kumpul-kumpul. Kita minta warga agar benar-benar menaati protokol kesehatan,”pungkasnya.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filepe Diaz Quintas, mengatakan dalam kegiatan penegakkan pendisiplinan protokol kesehatan tersebut, pihaknya tidak segan-segan menerapkan sanksi sesuai dengan Peraturan Gubernur nomor 42. Sanksi yang diberikan berupa teguran lisan, mewajibkan masyarakat yang tidak menggunakan masker untuk membeli dan menggunakan masker langsung di lokasi operasi.

Pemberian sanksi berupa teguran lisan hingga sanksi fisik diharapkan dapat memberikan efek jera kepada masyarakat yang masih lalai dalam penerapan protokol kesehatan. (Yan/ol)

Leave a Comment