Wawali Minta Vaksin Dipercepat

Wakil Wali Kota Hermanus Man, saat meninjau pelaksanaan vaksin di Puskesmas Pasir Panjang.

Rafael L Pura

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tengah kebut vaksinasi, target September mendatang herd immunity sudah mencapai 80 persen. Untuk itu, Wakil Wali Kota (Wawali) meminta pelaksanaan vaksin di setiap fasilitas kesehatan (Faskes) dipercepat.

Herman Man menargetkan penerimaan vaksin dosis kedua sudah bisa selesai sabtu (31/7) pekan ini, sehingga Pemerintah Kota kembali mengusulkan tambahan vaksin untuk meneruskan dosis tahap dua.

Pemerintah kota sebelumnya mengusulkam 23.000 dosis vaksin AstraZeneca, namun Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi baru mengakomodirnya sebanyak 15.000, tersisa 8000 dosis.

“Saya harap sabtu pekan ini sudah bisa habis, supaya kita kembali mengusulkan penambahan 8000 dosis lagi untuk tahap dua,” kata Hermanus Man, saat meninjau pelaksanaan vaksin di PuskesmasPasir Panjang, kemarin.

Dikatakan Herman, antusiasme warga sangat tinggi dalam menerima vaksin. Rata-rata jumlah orang divaksin per hari mencapai 2.000-2500 orang di 27 faskes.

Kepala Puskesmas Oebobo, dr Sartje Nubatonis, Kamis (29/7) mengaku masih fokus pada pelayanan dosis tahap kedua AstraZeneca bagi warga yang kemarin menerima dosis pertama.

Pelayanan di Puskesmas Oebobo dibuka pukul 09.00 Wita. Pelayanan juga diatur berdasarkan nomor antrean. Pelayanan sampai pukul.14.00 Wita.

“Warga yang mendapatkan nomor antrean satu sampai 50, datang ke Puskesmas pukul 09.00 Wita, dan warga dengan nomor antrean 51 sampai 100 datang pada pukul 10.00 Wita. Jadi 50 warga dilayani dalam waktu satu jam,” katanya.

Untuk diketahui, data per tanggal 28 Juli 2021, cakupan vaksin untuk dosis I sebanyak 47,20 persen atau 157.469 orang dan dosis II sebanyak 20, 26 persen atau 67. 579 orang. (Yan/ol)

Leave a Comment