Wisata Sejarah Bukan Semata Urusan Pemerintah

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Wayan Darmawa
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Wayan Darmawa

Putra Bali Mula

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Wayan Darmawa menilai semua wisawatan mancanegara suka pada wisata alam juga sejarah dan budaya. Peluang pasar ini yang perlu dipelajari baik oleh pelaku wisata lokal di mana masyarakat sekitar punya andil ekonomi.

Situs-situs sejarah memang mendapat dukungan kementerian. Namun, masyarakat NTT harus turun tangan membangun pariwisata.

“Bagaimana masyarakat ikut menata, jangan selalu government minded, seolah-olah ini semua pemerintah. Tapi masyarakat perlu beraktivitas di situ,” tegasnya.

Longsor di salah satu Gua Jepang yanga ada di Kota Kyupang. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Longsor di salah satu Gua Jepang yanga ada di Kota Kyupang. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Hampir semua wisata sejarah belum berjalan baik, kata dia, sehingga masyarakat memang tidak mendapat manfaat dari itu.

Ia melihat patron wisatawan mancanegara menaruh atensi wisata alam dan sejarah sementara di Indonesia khususnya NTT belum seimbang merangkai itu ditambah peran masyarakat sekitar titik wisata yang rendah. Misalnya, Desa Namata dan Kelabba Madja memang perlu peran langsung dari masyarakat di situ bukan sekedar harap kerja pemerintah.

Jalan masuk ke arah Gua Jepang. Foto: Nahor/VN

Jalan masuk ke arah Gua Jepang. Foto: Nahor/VN

“Contoh kampung adat itu kita tidak bisa berbuat banyak karena otoritas penuh itu masyarakat kampung adat. Yang justru berperanmasyarakat di luar kawasan itu. Begitu juga Kelabba Madja,” tukas dia.

Untuk Kelabba Madja, pihaknya telah membangun spot foto dan menata sanitasi dan lopo untuk pengunjung.

Sampah yang masih berserakan di sekitar Gua Jepang. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Sampah yang masih berserakan di sekitar Gua Jepang. Foto: Nahor Fatbanu/VN

“Pariwisata itu bagaimana nantinya masyarakat berperan karena yang diuntungkan itu masyarakat di situ,” kata Wayan. (bev/ol)

Leave a Comment