Wow! Utang Pelanggan Air Minum Bersih di Labuan Bajo Capai Rp 2 Miliar

Direktur Perumda Wae Mbeliling,Aurelius Hubertus Endo
Direktur Perumda Wae Mbeliling,Aurelius Hubertus Endo

Gerasimos Satria

Utang pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wae Mbeliling di wilayah Kabupaten Manggarai Barat mencapai Rp 2 miliar lebih.
Rincian tunggakan itu yang paling besar yakni pelanggan rumah tangga aktif.

Direktur Perumda Wae Mbeliling,
Aurelius Hubertus Endo, Senin (14/6) mengatakan besaran utang tersebut sejak tahun 2017. Pelanggan yang berutang termasuk yang masih aktif maupun tidak aktif lagi.

Ia mengaku pihaknya masih berupaya menagih utang tersebut.

“Kami terus berupaya berikan layanan terbaik tapi masyarakat juga harus ingat akan kewajibannya,” ungkap Endo.

Ia memastikan pelanggan yang tidak taat bayar akan tetap mendapat denda.

Dia memastikan saat ini Perumda Wae Mbeliling mulai berbenah. Salah satunya membuka data tunggakan pelanggan air minum bersih Perumda Wae Mbeliling.Pelanggan yang menunggak pembayar an,harus melunasi kewajibanya sebagai pelanggan air minum bersih Perumda Wae Mbeliling.

“Harapan saya masyarakat bisa tepat waktu membayar tagihan air minum bersih dan jangan ditunda-tunda,” tegas Endo.

Ketua DPRD Manggarai Barat Martinus Mitar mendorong Perumda Wae Mbeliling untuk mengoptimalkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Labuan Bajo dan sekitarnya.

Ia berharap masyarakat tidak lagi merasa kesulitan mendapatkan air minum bersih dan Perumda Wae Mbeliling harus menjawab pemenuhan kebutuhan air minum.

Terkait banyaknya tunggakan pelanggan air minum bersih di Labuan Bajo, Marten mendorong Perumda Wae Mbeliling menggandeng sejumlah perbankan dan agen pembayaran untuk mempermudah dan memberikan pilihan bagi pelanggan saat melakukan transaksi pembayaran iuran.

“Hal pertama yang paling penting adalah pelayanan air bersih, jangan sampai ada teriakan masyarakat,” tegasnya. (bev/ol)

Leave a Comment