Sudah Berjalan Penerbangan Tanpa Kartu Vaksin

Putra Bali Mula

Pemerintah Provinsi NTT telah mencabut kartu atau sertifikat vaksin sebagai salah satu syarat penerbangan.

Beberapa penumpang yang dihubungi VN pada Minggu (1/8) mengutarakan hal tersebut telah berlaku dan dirasakan mereka sebagai pengguna jasa penerbangan.

Putra Fina misalnya yang sebelumnya berangkat ke Ende pada 30 Juli lalu masih sempat diminta menunjukkan kartu vaksin oleh petugas di bandara.

Ia mengaku memang telah mendapat dua kali dosis vaksin dan terakhir kali diterimanya pada 29 Juli lalu. Setelah itu ia melakukan penerbangan ke Ende.

Sementara saat kembali ke Kupang dari Ende ia tidak dimintai sertifikat vaksin oleh petugas di Ende termasuk di Bandara El Tari Kupang.

“Tidak diminta surat vaksin itu,” kata dia.

Dokumen yang diperiksa adalah rapid antigen dan indentitas umum untuk melakukan penerbangan.

Begitu juga dengan Fransiska yang berangkat pada pukul 08.00 Wita dari Kupang ke Labuan Bajo. Wanita yang juga menyelesaikan vaksinasi kedua pada 29 Juli lalu ini juga mendapati itu.

“Tidak ada periksa keterangan vaksin,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) memberikan kelonggaran kepada para pelaku perjalanan menggunakan pesawat terbang khusus wilayah NTT untuk tidak perlu menunjukan sertifikat vaksin covid-19 jika ingin bepergian di wilayah provinsi berbasis kepulauan itu.

“Kita ubah kebijakannya dari semula mewajibkan menunjukkan kartu vaksin jika ingin bepergian, kini tidak perlu lagi. Tetapi hanya khususnya di wilayah NTT saja,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka, Kamis (30/7). (bev/ol)

Leave a Comment