Bangun Solidaritas, SKO Gelar Pekan Olahraga

Plt Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamorata Kupang memberikan sambutan saat membuka Pekan Olahraga dan Kreativitas Guru, Pegawai, dan Siswa di sekolah itu, Selasa (8/6). Foto: Pascal/VN
Plt Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamorata Kupang memberikan sambutan saat membuka Pekan Olahraga dan Kreativitas Guru, Pegawai, dan Siswa di sekolah itu, Selasa (8/6). Foto: Pascal/VN

 

Pascal Seran

Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang menggelar pekan olahraga dan kreativitas guru, pegawai, dan siswa. Aneka lomba yang digelar dalam mengisi kevakuman sebelum menerima raport kenaikan kelas itu bertujuan memberikan edukasi, sportivitas, dan solidaritas kepada semua siswa, pegawai dan guru di SKO.

Hal itu dingkapkan Plt Kepala SKO Flobamorata Kupang Hironimus Pati dalam sambutannya saat membuka Pekan Olahraga dan Kreativitas Guru, Pegawai, dan Siswa di SKO Flobamorata Kupang, Selasa (8/6).

Dia mengungkapkan aneka kegiatan yang dirangkai dalam Pekan Olahraga dan Kreativitas Guru, Pegawai, dan Siswa di SKO Flobamorata Kupang itu merupakan bagian dari kegiatan mengisi kevakuman belajar para siswa maupun para pendidik menjelang penerimaan raport.

“Satuan pendidikan berasrama seperti di SKO Flobamorata Kupang ini semestinya tidak ada kefakuman perlu diisi dengan progran bernilai inovatif. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir kesenjangan antarsiswa maupun semua crew di SKO Flobamorata Kupang,” jelasnya.

Selain nilai edukatif, kata Hiro, kegiatan seperti ini di tengah pandemi dapat meningkatkan imun tubuh. “Kegiatan olahraga dan euforia dari para penonton dapat meningkatkan imun tubuh di tengah pandemi covid 19,” tandasnya.

Menurutnya, dengan kegiatan berkompetisi antar siswa maupun pegawai dan para guru, dapat membangun sportivitas dari para siswa dan juga guru. “Dengan berkompetisi, para siswa maupun pegawai dan guru diingatkan untuk bersaing dengan sportivitas yang tinggi. Apalagi para siswa merupakan atlet-atlet yang dididik untuk meraih prestasi secara sportif,” tegasnya.

Hiro juga menyampaikan, dengan kegiatan itu juga para crew yang bernaung di SKO Flobamorata Kupang dididik untuk membina solidaritas antar siswa dan juga pegawai serta para guru. “Saling mendengar orang lain dalam berkompetisi bekerja sama dengan sesama dalam kegiatan berolahraga maupun lomba lainnya dapat membangun solidatitas antar siswa maupun para guru. Tanpa nilai solidaritas dalam sistem pendidikan seperti ini, semua akan hancur. SKO akan hancur tanpa nilai solidaritas,” tegasnya.

Dia berharap kompetisi sederhana ini bisa membawa manfaat yang besar bagi para siswa, para pegawai dan juga para guru.

“Saya selaku pimpinan mengucapkan selamat berlomba. Selamat berkompetisi semoga kegiatan yang sederhana ini bisa membawa manfaat yang besar bagi kepentingan SKO Flobamorata Kupang, bagi para siswa, pegawai dan para guru,” pungkasnya.

Kaur Kesiswaan SKO Flobamorata Kupang Alexius Panggo menguakui kegiatan itu sengaja digelar untuk mengisi waktu liburan tengah semester satu minggu ke depan.

Plt Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamorata Kupang berpose bersama panitia Pekan Olahraga dan Kreativitas Guru, Pegawai, dan Siswa di sekolah itu, Selasa (8/6). Foto: Pascal/VN

“Para siswa selain sekolah, mereka mengikuti latihan yang padat selama ini di berbagai cabang olahraga. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan refreshing kepada mereka. Dengan kegiatan ini juyga para siswa dari cabor yang berbeda-beda bisa berlebur dalam satu tim supaya bisa membangun keakraban antara mereka dan sportivitas di antara mereka, sehingga mendidik mereka ke depan. Dengan demikian, ketika mereka keluar dari sini, ya bisa menjadi alte-atlet tangguh dan di mana pun dalam situasi apapun mereka siap berkolaborasi,” tegasnya.

Dia menguraikan, selain futsal ada lomba karya dan cipta puisi. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk bisa mengetahui bahwa selain olahraga mereka juga memiliki kemampuan dan kreativitas dalam hal itu,” jelasnya.

Ada juga lomba kebersihan antarkelas. Di dalam kelas itu, para siswa berasal dari berbagai cabor. “Dari sini kita mau menilai kekompakan mereka dalam menata kelas, selain menata kebersihan kamar mereka masing-masing di asrama,” tandasnya.
Selain itu, kata dia, lomba antar tim guru, yaitu lomba vokal antar guru, siswa, dan pegawai. “Ini dimaksudkan untuk menghilangkan kejenuhan para guru dan juga pegawai,” pungkasnya. (bev/ol)

Leave a Comment