Berkunjung ke TTU, Mensos Janjikan Pemulihan Ekonomi bagi Warga Terdampak Bencana

Mensos Tri Rismaharini didampingi Bupati TTU Juandi David, melihat salah satu lokasi longsor di jalur menuju PLBN Wini.

Gusty Amsikan

 

MENTERI Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini dan rombongan melakukan kunjungan ke PLBN Wini dan posko bencana di Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu. Dalam kunjungan tersebut, Mensos melihat dari dekat kondisi para korban banjir yang tersebar di Kota Kefamenanu dan Wini.

Mantan Walikota Surabaya itu, memantau langsung ke lapangan guna berinteraksi langsung dengan para korban banjir dan menanyakan kebutuhan para korban banjir guna mengembalikan dan meningkatkan ekonomi masyarakat terdampak

Pantauan media ini di lapangan, Selasa (25/5), Mensos Tri Rismaharini, tiba di Rujab Bupati TTU, tepat pukul 11.10 Wita. Rombongan disambut dengan tutur adat lalu diikuti pengalungan.

Rombongan Mensos disambut langsung Bupati dan Wakil Bupati TTU, Juandi David dan Eusabius Binsasi, Ketua DPRD Hendrik Frederikus Bana, Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, Kapolres TTU AKBP Nelson Filepe Diaz Quintas, Penjabat Sekda TTU Fransiskus Fay, serta para asisten dan pimpinan organisasi perangkat daerah.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan maksud kedatangannya bersama rombongan untuk melihat lebih dekat kondisi masyarakat yang terdampak bencana akibat Siklon Tropis Seroja di wilayah Kabupaten TTU. Pemerintah Pusat melalui Dinas Sosial akan berusaha semaksimal mungkin membantu menyelesaikan persoalan yang dialami masyarakat pascabadai tersebut.

“Saya meninjau lokasi agar saya punya bayangan persis kondisi di lapangan seperti apa dan bagaimana seharusnya penanganannya. Kemarin diskusi panjang lebar di Jakarta, kita ingin bagaimana bisa membantu bukan hanya perbaikan pascabadai Seroja, tetapi juga meningkatkan ekonomi masyarakat. Kita diskusi dengan Pak Bupati ternyata ada beberapa kerusakan yang harus ditangani terutama air bersih, jadi menurut saya lebih urgent karena air bersih sangat dibutuhkan masyarakat,”ungkap Tri Rismaharini.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan anggaran dari sejumlah pihak dan nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat, tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga permintaan pembangunan yang berkelanjutan. Ia juga menginginkan penanganan yang komprehensif sehingga bencana serupa tidak terjadi lagi.

“Kami meninjau lokasi sehingga kami bisa memikirkan apa yang bisa kami lakukan dan kami ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat TTU. Tidak hanya bantuan tapi keberlanjutannya harus kita jaga, jangan sampai terjadi bencana dan masalah yang sama terulang kembali. Itu yang tidak kita inginkan. Mohon kami diizinkan untuk melihat agar penanganannya dapat dilakukan secara komprehensif. Kita harus bisa memikirkan dengan sungguh-sungguh penanganan ke depan agar bisa menyelesaikan permasalahan,”pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut Tri Rismaharini juga memberi santunan kepada dua ahli waris korban bencana alam masing-masing senilai Rp.15.000.000. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan proposal permohonan bantuan sosial dari Bupati TTU kepada Mensos. (Yan/ol)

Leave a Comment