Kadis Pendidikan Klaim 60 Persen Guru di Kota Kupang sudah Divaksin

Dokter dari Puskesmas Waingapu, sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada salah seorang guru SMAN 2 Waingapu, Sabtu (5/6).

Putra Bali Mula

Sampai dengan Minggu (6/6) tercatat sudah 60 persen guru yang ada di Kota Kupang yang telah mendapatkan vaksin.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Dumuliahi Djami, saat dihubungi menyampaikan vaksinasi bagi tenaga pendidik adalah syarat untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas.

“60 persen sudah divaksin,” jawab dia.

Untuk diketahui, angka Covid-19 di Kota Kupang hingga 5 Juni 2021 tercatat sebanyak 6.971 orang,  97 pasien sedang dalam perawatan, pasien sembuh sebanyak 6.695 orang dan meninggal dunia 231 orang.

Proses vaksinasi bagi masyarakat dan sejumlah tenaga kesehatan hingga 4 Juni 2021 telah mencapai 121,78 persen dan vaksinasi tahap II sebanyak 56,36 persen. Jumlah penerima telah mencapai 100.103 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, menyebut vaksinasi tahap I bagi Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan tercatat sebanyak 125,13 persen dan tahap II, 113,01 persen.

Untuk lansia, vaksinasi pada tahap I sebanyak 30, 87 persen dan tahap II 23,42 persen. Sementara untuk petugas publik sebanyak 183,52 persen di tahap I dan tahap II 72,77 persen.

Dalam proses vaksinasi juga terdapat 114 orang dari tenaga kesehatan menunda vaksinasi. Untuk lansia yang melakukan penundaan divaksinasi tahap I sebanyak 103 orang dan tahap II 3 orang. Sedangkan petugas publik di tahap I sebanyak 307 orang melakukan penundaan dan tahap II sebanyak 10 orang.

Sebanyak 47.276 orang menggunakan vaksin jenis sinovac ditahap I dan 23.277 orang menggunakan vaksin jenis AstraZeneca di tahap I. Sementara di tahap II, 32. 217 orang menggunakan vaksin Sinovac dan 74 orang menggunakan vaksin AstreaZeneca.

Trend vaksinasi cenderung mengalami peningkatan sejak 4 Maret 2021 hingga 4 Juni 2021. Untuk tenaga pendidik, menurut Retno, menunggu laporan lengkap Dinas Pendidikan Kota Kupang. Data tersebut dimaksudkan agar dinas kesehatan dapat mengetahui sebaran sekolah dan guru yang belum mendapat vaksin.

Dinas Kesehatan Kota akan menyiapkan vaksin jika dari laporan Dinas Pendidikan diketahui masih ada sekolah dan tenaga pendidik yang belum melakukan vaksin. (Yan/ol)

Leave a Comment