Kapolda NTT: Tangkap Pengambil Jenazah Covid-19

Yapi Manuleus

Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif menegaskan pihaknya akan menangkap pelaku yang mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 di rumah sakit yang ada di Kota Kupang maupun sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolda NTT di sela-sela kegiatan pemberian bantuan sosial kepada mayarakat NTT yang terdampak Covid 19 , Kamis (22/7).

“Kita tidak akan tolerir dengan alasan apapun! Kalau masih terjadi pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa di rumah sakit. Saya sudah perintahkan Kapolres dan jajaran Polda untuk tangkap dan proses sesuai hukum yang berlaku dengan pasal 2112 sampai 2118 KUHP serta pasal 93 UU Nomor 16 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” tegas Kapolda Latif.

Ia mengatakan bila pihak rumah sakit sudah menyatakan pasien maupun jenazah positif Covid-19 makan setiap orang wajib mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

“Saya akan tangkap dan proses hukum. Silahkan koordinasi yang baik. Tidak perlu melakukan pengambilan dengan paksa jenazah Covid-19 karena justru akan membahayakan masyarakat yang lain. Saya sudah menyiapkan tim penyidik untuk hal seperti ini. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.

Saat ini pun pihaknya telah memerintahkan Kapolres untuk melakukan swab terhadap beberapa orang yang kemarin telah melakukan pengambilan jenazah di RS Siloam Kupang.

“Keselamatan masyarakat adalah segala-segalanya, jangan karena emosional lalu membahayakan masyarakat lainnya,” tandasnya. (bev/ol)

Leave a Comment