Kapolres Sikka: Keselamatan Masyarakat Hukum Tertinggi

Sejumlah aparat kepolisian saat menertibkan salah satu lokasi pesta yang dinilai mengabaikan prokes, Minggu (6/6) malam.

 

Yunus Atabara

 

Kepolres Sikka, AKBP Sajimin mengedepankan keselamatan masyarakat dalam mengawal masa penyeba Covid-19 di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT.

“Dalam mengawal masa pandemi Covid-19 di Sikka, aparat kepolisian lebih mengutamakan keamanan, ketertiban di masyarakat. Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” kata Kapolres Sikka kepada VN Senin (7/6) siang.

Menyadari hal itu lanjut Kapolres Sikka, jauh sebelum acara sambut baru di Sikka, kepolisian sudah melakukan sosialisasi kepada kelompok masyarakat, kepada orang tua anak sambut baru melalui gereja di Maumere.

“Jauh sebelum acara sambut baru, kita sudah turun ke kelompok masyarakat dan gereja. Mengingatkan agar taat prokes dan membatasi acara pesta agar tidak mengganggu masyarakat lainnya,” katanya.

Polisi dalam patroli pemantauan beberapa lokasi pesta di Kota Maumere, Minggu (6/6) malam terpaksa menyita mixet sound system di beberapa lokasi pesta yang terbukti mengabaikan protokol kesehatan.

“Beberapa lokasi pesta yang menimbulkan kerumunan dan mengabaikan prokes, anggota sita mixer sound system. Langkah ini untuk menghentikan kerumunan,” katanya.

Kepada penanggung jawab lokasi pesta yang disita mixer dan sound system akan diminta untuk menandatangani pernyataan di Polres Sikka baru mixer sound system yang disita aparat dikembalikan ke pemiliknya.

Menjawab VN terkait ijin penyelenggaraan pesta yang dikeluarkan, Kapolres menjelaskan kepada setiap penyelenggara acara atau pesta, semua diarahkan untuk membawa rekomendasi dari Satgas Covid 19 Sikka.

“Satgas covid 19 yang mengijinkan pesta dengan catatan dibatasi waktunya dan memberlakukan prokes secara ketat,” kata Kapolres Sikka. (Yan/ol)

Leave a Comment