Kejari TTU segera Merampungkan Berkas Perkara Korupsi Dana Desa Naekake B

Kejari TTU akan Periksa Mutu Bronjong Maslete setelah Rampung

Gusty Amsikan

 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) memastikan akan segera merampungkan berkas penyidikan perkara tindak pidana korupsi Dana Desa di Desa Naekake B, Kabukaten TTU, Provinsi NTT sebelum tanggal 11 Juni 2021.

Berkas perkara tersebut akan dirampungkan menjadi P-21 untuk kemudian ditingkatkan ke tahapan penuntutan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Roberth Jimmy Lambila, kepada media ini, Senin (7/6) di Kefamenanu.

Sementara, berkas perkara tindak pidana korupsi untuk tiga desa lainnya yakni Desa Botof, Kecamatan Insana, Desa Birunatun, Kecamatan Biboki Feotleu, dan Desa Letneo Selatan, Kecamatan Insana Barat, saat ini tengah dalam tahapan pemeriksaan administrasi. Meskipun demikian, ia memastikan pihaknya bakal melimpahkan ketiga kasus korupsi dana desa tersebut ke pengadilan. Dengan demikian, pihaknya bisa fokus menangani laporan penyalahgunaan dana desa lainnya yang baru masuk.

“Sebelum tanggal 11 Juni nanti kami sudah tingkatkan perkara tindak pidana korupsi Dana Desa di Desa Naekake B ke tahap penuntutan, sebelum tanggal itu pasti sudah P-21. Sementara tiga kepala desa lainnya dalam proses pemeriksaan administrasi. Kita pastikan semuanya dalam waktu dekat bisa dilimpahkan ke pengadilan sehingga kita bisa fokus lagi dengan laporan-laporan yang baru masuk,”jelas Roberth.

Ia menambahkan terkait hasil pemeriksaan kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi Dana Desa di Desa Naekake B, pihaknya mendapati bahwa hasil pemeriksaan tersebut inheren dengan hasil pemeriksaan Tim Inspektorat Kabupaten TTU. Tim Penyidik Kejari TTU dan Inspektorat TTU sama-sama menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar rupiah dalam praktik korupsi Dana Desa di Desa Naekake B.(Yan/ol)

Leave a Comment