Pertamina dan Pemkot Kupang akan Sosialisasi Program Langit Biru

Sales Branch Manager (SBM) I Pertamina NTT, Angga sedang audiens di ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang, Jumat (4/6). Foto: Rafael L Pura vn.

Putra Bali Mula

 

Sosialisasi Program Langit Biru dari Pertamina di Kota Kupang dikoordinasikan bersama dengan Pemerintah Kota Kupang terkait. Program ini sendiri bakal diluncurkan di Kota Kupang Juli mendatang.

“Koordinasi bersama pemerintah daerah terutama instansi terkait sudah kami mulai semenjak beberapa waktu yang lalu,” jawab Section Head Communication Pertamina MOR V Ahad Rahedi saat dihubungi VN, Senin (7/6).

Menurutnya, Program Langit Biru yang membatasi premium di Kota Kupang untuk kebaikan masyarakat sendiri dan alam.

“Masyarakat kami ajak untuk dapat menikmati BBM yang lebih berkualitas dan lebih ramah lingkungan dengan harga setara produk Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) atau Premium,” lanjut dia.

Untuk diketahui, rencananya setelah launching program ini pada Juli nanti maka Pertamina akan membatasi penjualan premium di SPBU yang ada di Kota Kupang.

Dengan Kota Kupang sebagai pilot project program ini maka nantinya premium hanya dijual secara terbatas untuk kebutuhan para nelayan dan angkutan kota saja.

Demikian disampaikan Sales Branch Manager (SBM) I Pertamina NTT, Angga dalam audiens di ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man, Kamis (3/6). Hal ini disampaikan sesuai rilis dari Biro Humas Pemerintah Kota Kupang yang diterima VN Jumat (4/6).

Program Langit Biru merupakan program Pertamina dalam rangka pengurangan polusi udara yang dilakukan dengan cara mengedukasi warga untuk beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang berkualitas dan ramah lingkungan, seperti dari premium ke pertalite.

BBM berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi.

Menurutnya semula launching program Langit Biru ini rencananya akan dilakukan pada April 2021 lalu. Namun karena kondisi Kota Kupang yang saat itu dilanda badai siklon tropis seroja, sehingga pihaknya memutuskan untuk menunda launching tersebut pada bulan Juli 2021 mendatang.

Ia juga menyebut NTT merupakan satu-satunya provinsi di tingkat nasional dimana program Langit Biru belum berjalan. Untuk itu Pertamina menunjuk Kota Kupang sebagai pilot project program ini. Setelah Kota Kupang, sosialisasi akan dilanjutkan di sejumlah Kabupaten di daratan Pulau Timor kemudian ke seluruh wilayah NTT.

Angga menambahkan setelah launching nanti, Pertamina akan membatasi penjualan premium di SPBU yang ada di Kota Kupang.

Premium hanya dijual secara terbatas untuk kebutuhan para nelayan dan angkutan kota saja. Sebagai tahap awal selama enam bulan pertama Pertamina akan menawarkan harga khusus pertalite seharga premium. Diskon harga ini akan berubah setiap bulannya, sampai pada bulan keenam nanti warga sudah membeli pertalite dengan harga normal. (Yan/ol)

Leave a Comment