Putra Lembata Jadi Duta Genre 2021

 

 

 

 

Dionisius Samuel Daniel Putra Adja (17) asal Kabupaten Lembata berhasil meraih juara Duta Generasi Berencana (GenRe) Provinsi NTT dan Duta Inovator Program Tahun 2021 yang diselenggarakan pada Sabtu (22/5) di Hotel Swiss Bellin Kupang.

Siswa Kelas XI SMAS Frater Don Bosko Lewoleba yang sering disapa Putra ini berhasil mengalahkan 33 peserta lain dari 17 kabupaten/kota yang ikut dalam kompetisi dan akan mewakili NTT bersaing di tingkat nasional pada September mendatang.

Kemenangan Putra mulai tampak dalam tahapan seleksi hingga pada malam puncak pemilihan. Putra sangat menguasai materi yang wajib diketahui Duta Genre diantara soal seksualitas, reproduksi, dan seks pra nikah.

Buah hati pasangan Adrianus Satu dan ibu Maria Dengi Dando ini juga cukup pandai berbicara di depan umum saat menyampaikan opini dan presentasinya.

Di tengah pandemi Covid-19, Putra dan para peserta lain sudah mengikuti tes secara virtual yakni tes kepribadian, tes materi dan tes soal berbagai permasalahan yang terjari pada remaja. Kemudian mengikuti pembinaan di Kota Kupang sejak 20-22 Mei 2021.

Salah satu hal yang membuat Putra unggul yakni program 5 G yang diinsiasinya jika terpilih menjdi Duta Genre.

“5G singkatan dari GenRe Talkshow, GenRe Roadshow, GenRe Talent, GenRe TeenPark, GenRe Collab,” ujarnya.

Genre Talkshow merupakan program yang menyajikan cerita inspirasi dan motivasi dari para pemuda dan pemudi di NTT secara virtual. GenRe Roadshow merupakan program yang dilaksanakan bersama tim di sekolah untuk pergi ke desa-desa dan berdialog dengan para remaja yang bertujuan membentuk remaja desa.

GenRe Talent berkaitan dengan ketrampilan yang bisa diasah dan dilakukan bersama remaja di desa seperti bercocok tanam dan mendaur ulang barang bekas yang terbuang selama ini.

Selain itu ada pula Genre TeenPark untuk menjual hasil kerajinan atau keterampilan para remaja dan GenRe Collab dimana program ini fokus membangun mitra dengan tenaga medis, komunitas film dan sanggar teater untuk buat film pendek mengenai permasalahan remaja yang ditemukan misalnya pernikahan dini dan persoalan lain.

Putra memiliki waktu tiga bulan untuk melakukan program tersebut yang akan dipresentasikan di tingkat nasional.

Sementara Kepala BKKBN NTT dalam sambutannya pada malam puncak Pemilihan Duta Genre NTT 2021 menyoroti minimnya perhatian pemerintah pada persoalan remaja dan dukungan anggaran yang minim untuk pemberdayaan dan membangun support system bagi kegiatan remaja.

Ia menilai, perwakilan para remaja dari 17 kabuaten/kota yang terlibat menggambarkan remaja yang memiliki kapasitas, idealisme, terampil dan memiliki semangat untuk berkontribusi secara positif.

“Mereka perlu didukung dengan anggaran dari pemerintah provinsi maupun daerah. Bisa melalui BKKBN atau instansi lain asalkan sasarannua jelas untuk mendukung para remaja NTT sebagai cikal bakal pemimpin NTT di masa mendatang,” ujarnya.

Ia mengapresiasi semua persiapan peserta dan pendampingan para guru dalam ajang ini dan meminta dukungan semua pihak bagi para remaja di seluruh NTT. (bev/ol

 

Leave a Comment