Realisasi Vaksinasi di TTU masih Jauh dari Target

Kapolres TTU dan Dandim 1618/TTU selaku wakil ketua dua dan tiga Satgas Covid-19 TTU memantau pemberian vaksin di Kantor Dinas Nakertrans TTU, Senin (24/5). Foto:gusty vn

Gusty Amsikan

 

Cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT  masih tergolong rendah. Hingga saat ini, baru 2.574 sasaran yang menyelesaikan vaksinasi dosis I dan 2.475 yang menyelesaikan vaksinasi dosis 2 dari total 40.606 sasaran vaksinasi yang  ditetapkan.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna meningkatkan persentase jumlah penerima vaksin di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka, ketika diwawancarai wartawan, Senin (24/5)  di Kefamenanu, membenarkan hal tersebut.

Menurut Laka, selama ini, pihaknya hanya terpaku dengan jumlah kuota pada masing-masing instansi. Kini Dinkes TTU menggunakan strategi baru yakni memberikan vaksin pada semua orang yang layak vaksin pada instansi yang bersangkutan. Jika peserta vaksinasi kurang, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri untuk menyiapkan peserta cadangan.

“Strategi kemarin memang perlu dievaluasi karena kita belum paham. Kemarin kita berikan jatah sesuai kuota, seperti di STM ada guru 100 kita pakai pola per kuota. Tapi sekarang ini, berapa jumlah yang ada di institusi kita selesaikan dalam sehari. Ini yang harus diubah strateginya,”jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah membangun koordinasi bersama Kapolres, Dandim 1618/TTU dan Kajari TTU dan memperoleh banyak masukan. Salah satunya adalah langkah koordinasi dengan menyampaikan schedule kegiatan kepada Dandim dan Kapolres untuk menggerakkan sasaran sehingga kuota vaksinasi dapat terpenuhi. Jika jumlah peserta vaksinasi kurang, maka sudah ada peserta cadangan yang disiapkan.

Dandim 1618/TTU, Roni Junaidi yang juga merupakan Wakil Ketua II Satgas Covid-19 Kabupaten TTU juga membenarkan realisasi vaksinasi Covid-19 masih jauh dari target. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak-pihak terkait lainnya untuk bersama-sama menetapkan strategi yang bisa meningkatkan persentase jumlah penerima vaksin Covid-19.

Berdasarkan hasil koordinasi itu, pihak Dinas Kesehatan telah mengeluarkan jadwal vaksinasi untuk empat hari ke depan. Langkah tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan jumlah penerima vaksin Covid-19.

“Realisasi vaksinasi masih jauh dari target. Baru sekitar tujuh persen.  Untuk Provinsi NTT, persentase kita di TTU masih sangat rendah. Kita akan berupaya mengoptimalkan jumlah penerima vaksin dari hari ke hari,”pungkasnya.(Yan/ol)

Leave a Comment