DLHK Terima Laporan Masalah Hutan setiap Hari

 

Putra Bali Mula

 

DINAS Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTT mendapatkan berbagai laporan kasus terkait kawasan hutan dan lahan yang dilindungi setiap hari.

Laporan yang masuk terdiri dari berbagai rupa kasus di antaranya illegal logging, sengketa lahan dan berbagai penyerobotan kawasan hutan, bahkan kebakaran pada kawasan hutan di bawah pengendalian Pemerintah Provinsi NTT.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. NTT, Ondy Christian Siagian melalui Kepala Bidang II (Pengendalian dan Perlindungan), Sulastri Rasyid, menyampaikan ini saat dijumpai VN di ruang kerjanya Selasa (11/5).

“Setiap hari, setiap KPH (Kesatuan Pengelola Hutan) itu pasti ada laporan,” katanya.

DLHK melalui KPH melakukan pembinaan, sosialisasi, mengalihkan pekerjaan masyarakat yang produktif seperti pertanian dan ekowisata di kawasan hutan sosial.

Pemerintah Provinsi NTT mempunyai lahan kawasan hutan seluas 1,7 juta hektare seluruh NTT dengan kawasan Mutis yang terbesar.

Contoh kasus misalnya Hutan Tasikona yaitu sengketa lahan kawasan hutan yang diklaim masyarakat yang sudah dibawa ke ranah hukum dan uji petik di lapangan. Laporan yang masuk juga antara lain adalah kasus di Manggarai Timur soal hutan Poco Nembu.

“Ada banyak surat memang yang masuk,” kata dia.

Ia menyebut dalam setahun dari berbagai kasus yang dibawa ke pengadilan terdapat 3 hingga 5 kasus yang dimenangkan Pemerintah Provinsi NTT. (Yan/ol)

Leave a Comment