Polda NTT Bagi 25.000 Vial Vaksin

Salah seorang warga sedang menerima vaksin di atas mobil halaman Polda NTT. Foto: Nahor Fatbanu/VN
Salah seorang warga sedang menerima vaksin di atas mobil halaman Polda NTT. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Mutiara Malahere

Jelang perayaan Hari Bhayangkara ke-75, Kepolisian Daerah NTT bersama TNI menggelar vaksinasi massal bagi masyarakat umum yang belum menerima vaksin, Sabtu (26/6).

Target Vaksinasi Massal berjumlah 25.976 vial yang dilakukan oleh Polda NTT bersama polres jajaran.

Kegiatan vaksinasi melibatkan 2.000 tenaga vaksinator dari unsur Polda NTT, Korem 161/Wira Sakti, Lantamal VII, Lanud El Tari, dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Tampak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya berbondong-bondong memadati lapangan Polda NTT untuk mendapatkan pelayanan vaksin.

Sebelum mendapatkan pelayanan vaksin, satu per satu warga mulai mendaftarkan diri dan menjalani pemeriksaan kesehatan.
Bila warga sehat dan tekanan darah normal barulah warga mendapatkan pelayanan vaksinasi oleh petugas vaksinator.

Kepada VN, Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan vaksinasi massal bagian dari sinergitas TNI-Polri jelang Hari ke-75 Bhayangkara yang pelaksanaannya secara serentak berlangsung di Polda NTT beserta Polres jajaran untuk menyukseskan program satu juta vaksinasi massal dari Presiden Joko Widodo.

“Program Presiden Jokowi sukseskan satu juta vaksinasi massal dan khusus Polda NTT bersama Polres jajaran berjumlah 25.000 vial vaksin, dan kami menyediakan cadangan 976 vial untuk mengantisipasi lonjakan permintaan vaksinasi dari masyatakat umum,” jelas Kapolda Latif.

Terkait pelayanan vaksinasi di Mapolda NTT, lanjut Kapolda Latif, pihaknya menyediakan tiga tempat pelayanan di lapangan, Gedung Direktorat Tahti, serta pelayanan drive thru
Polda NTT dan polres jajaran juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Rumah Saki Puskesmas, serta rumah ibadah untuk mempermudah jangkauan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat umum.

“Kami bekerjasama dengan semua stakeholder demi mendukung terwujudnya pencapaian target vaksinasi sekaligus mempermudah jangkauan masyarakat umum dalam memperoleh vaksin,” tambah Kapolda Latif.

Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo Jatmiko menambahkan pihaknya dari unsur TNI menerjunkan dua Satgas Tempur lengkap dengan petugas vaksinator yang akan memberikan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat yang belum terjangkau vaksin di daerah terpencil dan pulau terluar yang sulit akses fasilitas kesehatan.

“Kami siap mendukung pelayanan vaksinasi dengan sistem jemput bola dengan menerjunkan Satgas dan petugas kesehatan dan vaksinator yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat sulit terjangkau vaksinasi terutama di daerah terpencil agar dalam waktu singkat mampu penuhi target Presiden Jokowi terhadap program pemenuhan satu juta vaksin,” ujar Danrem Legowo.

Pihaknya berterima kasih kepada masyarakat yang telah menjalani vaksinasi dan meminta agar tetap mematuhi protokol kesehatan di tempat kerja, tempat umum, serta lingkungan tempat tinggal.

Pihaknya meminta masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi agar memperbanyak istirahat dan tidak melakukan aktivitas berat selama 14 hari kedepan agar mempermudah pembentukan antibodi dalam tubuh.

“Kami minta semua warga yang telah mendapat vaksinasi agar tetap mematuhi prokes berupa memakai masker, menjaga jarak, membatasi aktivitas yang mengundang kerumunan, serta menjaga pola makan sehat hingga antibodi terbentuk, sehingga mampu melawan Covid-19,” pintanya. (bev/ol)

Leave a Comment