Data Sementara, 210 LPJU di Kota Kupang Rusak akibat Seroja

Salah satu LPJU yang rusak di Jalan M Praja, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi NTT. Foto:Nahor/vn.
Salah satu LPJU yang rusak di Jalan M Praja, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi NTT. Foto:Nahor/vn.

Putra Bali Mula

KERUSAKAN lampu penerangan jalan umum atau LPJU akibat Badai Seroja masih dalam pendataan. Data sementara hingga saat ini tercatat 210 LPJU di Kota Kupang mengalami kerusakan.

“Sementara kita masih dalam proses pembongkaran dan penghitungan segala kerusakan. Data sementara kerusakan yang ada sejumlah 210 tiang dan lampu yang dibuka kemarin,” jelas Elfisbert Ga Loni selaku Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Penerangan Jalan Umum.

Elfisbert kepada VN Senin (10/5) menyebut operasi dan penyisiran LPJU yang rusak terus dilakukan dan semua laporan dihimpun agar perbaikan dapat dilakukan.

“Masih terus operasi lapangan untuk temukan semua kerusakan dan akan kita himpun semua untuk jadi bahan laporan kita,” lanjutnya.

Rencananya pendataan ini selesai pada 17 Mei mendatang untuk dilaporkan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Kupang.

“Senin depan rencananya sudah kita input semua data temuan lapangan untuk dilaporkan ke Pak Kadis PUPR sebagai pimpinan dan penanggung jawab kita tapi mungkin akan kita sesuaikan lagi karena Rabu nanti (13/5) libur lebaran,” ungkapnya.

Ia menyebut agar sebelum libur nanti tim di lapangan bisa menyelesaikan tugas tersebut.

“Biar di waktu libur itu sudah bisa kita himpun semua data untuk dilaporkan,” tambahnya.

Dengan demikian jumlah LPJU yang rusak di Kota Kupang kemungkinan besar lebih dari 210 LPJU. Sebab instansi terkait belum rampung melakukan pendataan LPJU yang rusak akibat badai Seroja beberapa waktu lalu yang melanda NTT. (Yan/ol)

Leave a Comment