Tak Naikan Harga Bahan Bangunan, BI NTT Nilai Penjual masih Patuh

Suasana di salah satu tokoh bangunan yang ada di Kota Kupang usai bencana badai Seroja beberapa waktu lalu. Foto:putra vn.

Putra Bali Mula

 

BANK Indonesia Perwakilan NTT mencatat stabilnya harga bahan bangunan. Grafik harga bahan bangunan yang cenderung datar jelang lebaran beberapa waktu lalu, juga menandakan patuhnya pedagang untuk tidak menaikkan harga.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Hery Catur Wibowo, menyampaikan ini kepada VN di Hypermart Kupang, Jumat (30/4), usai launching Semarak QRIS NTT.

Menurutnya, ini menunjukkan patuhnya penjual bahan bangunan, apalagi sebelumnya Gubernur NTT menindak tegas pengusaha bandel yang menaikkan harga.

BI NTT sendiri rutin melakukan survei pemantauan harga. Salah satu survei pemantauan harga yang dilakukan termasuk soal bahan bangunan.

“Dan berdasarkan hasil survei, tidak terdapat gejolak, fluktuasi atau peningkatan harga untuk bahan bangunan sehingga dengan ini kami bisa sampaikan bahwa pelaku usaha yang menjual bahan bangunan sudah mematuhi imbauan gubernur untuk tidak meningkatkan harga atau mengambil keuntungan secara sepihak,” katanya.

Laporan sementara ini juga telah disampaikan BI NTT beberapa waktu lalu dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) NTT yang dipimpin Sekretaris Daerah NTT, Benediktus Polo Maing.

“Itu yang disampaikan. Semuanya aman. Tidak ada peningkatan. Grafiknya flat, tidak ada kenaikan,” tambah Catur. (Yan/ol)

Leave a Comment