Demi Warga Sekitar, Gua Monyet Alih Fungsi jadi Wisata Kuliner

Lokasi wisata Gua Monyet Kota Kupang.Foto:Nahor Fatbanu vn

Yosi Kameo

 

OBJEK wisata Gua Monyet di Jalan R.A Kartini, Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi NTT kini telah beralih fungsi menjadi wisata kuliner dan kesenian. Alih fungsi dilakukan demi kebaikan warga sekitar lokasi wisata.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Adelina M Erni.

Ia mengungkapkan, objek wisata Gua Monyet sangat dekat dengan pemukiman warga dan jalan raya dengan arus lalulintas yang padat. Sehingga untuk tidak menganggu pengguna jalan dan warga sekitar, objek wisata Gua Monyet dialihfungsikan menjadi wisata kuliner dan kesenian.

“Dulu masih ada atraksi monyet, tapi sekarang sudah digunakan untuk usaha bagi yang mau membuka usaha kami sewakan tempat, karena pertimbangan keamanan dan ketenangan pengguna jalan atau juga warga sekitar,” katanya, Selasa (26/4).

 

Tersisa 4 Ekor Monyet

 

Jumlah monyet yang tersisa saat ini, kata dia, hanya 4 ekor. Akibat badai seroja yang melanda Kota Kupang pada 4 April lalu membuat kandang monyet rusak, sehingga keempat ekor monyet keluar dari kandang dan sempat berlarian di jalan.

Kini kandang monyet yang rusak sudah diperbaiki, tetapi baru 1 monyet yang bisa dikandangkan. Sedangkan 3 monyet lainnya masih berada di seputar area Gua Monyet.

“Yang tiga itu yang besar-besar. Jadi tangkap mereka biasa pas malam. Ada caranya. Jadi masih tetap diusahakan untuk segera dikandangkan,” ujarnya.

Para penjaga di Gua Monyet selalu berupaya agar 3 monyet yang belum dikandangkan tidak berlarian di jalan raya atau ke pemukiman warga sekitar. Tiga ekor monyet tersebut dipastikan selalu berada dalam lokasi Gua Monyet yang kini dialih fungsikan menjadi objek wisata kuliner dan kesenian. (Yan/ol)

Leave a Comment