Esok, Terduga Koruptor Alkes TTU Ongky Manafe Cs Disidangkan

Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Roberth Jimmy Lambila.

Gusty Amsikan

 

Sidang perdana perkara korupsi pengadaan alat kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu, TTU, Provinsi NTT dengan terdakwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yoksan M.D.E Bureni, Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHK), Miquel E. Selan, dan Direktur CV. Berkat Mandiri, Ongky J. Manafe, dijadwalkan akan digelar esok, Senin (24/5).

Sidang akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, beragendakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Jaksa Penuntut umum (JPU), Kejaksaan Negeri (Kejari), Timor Tengah Utara (TTU), akan menghadirkan empat saksi dalam persidangan tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Roberth Jimmy Lambila, ketika diwawancarai media ini, Minggu (23/5) di Kefamenanu.

Roberth mengatakan, sebanyak empat saksi dari unsur Pokja telah disiapkan dan akan dihadirkan dalam sidang perdana tersebut.

Menurut Roberth, ketiga terdakwa merupakan pihak yang paling bertanggung jawab dalam perkara dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan tahun anggaran 2015, lantaran berdasarkan bukti dan fakta ditemukan ketiganya terlibat tindak pidana korupsi pengadaan alat Blood Bank Refrigerator secara fiktif.

Pasalnya, dalam perkara tersebut, ditemukan item kegiatan yang tidak dilaksanakan yaitu pengadaan dua unit Blood Bank Refrigerator dengan total nilai kontrak untuk 2 item barang tersebut sebesar Rp 425.000.000,- Hal tersebut sangat menggangu pelayanan kesehatan di RSUD Kefamenanu sejak tahun 2015.

“Esok, Senin sudah mulai sidang perdana dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada RSUD, Kefamenanu. Agendanya adalah pemeriksaan saksi-saksi. Sebanyak empat orang saksi yang akan kami hadiri besok dari panitia Pokja. Hal ini tentunya sesuai komitmen kita bahwa semua kasus yang kita tangani akan berujung di pengadilan,” tandasnya.

Sebelumnya, pada Rabu (10/3), Tim penyidik dipimpin Kajari TTU Roberth Jimmy Lambila, menggeledah sejumlah ruangan di RSUD Kefamenanu serta berhasil mengumpulkan sejumlah bukti yang diperlukan dalam perkara tersebut.

Pasca-melakukan penggeledahan di RSUD Kefamenanu, pada Senin (15/3), Kajari TTU didampingi penyidik menggelar konferensi pers yakni menetapkan dan menahan PPK Yoksan M.D.E Bureni, PPHK, Miquel E. Selan, dan Direktur CV. Berkat Mandiri, Ongky J. Manafe, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan tahun anggaran 2015. (Yan/ol)

Leave a Comment