Pelaku Pembunuhan Mayat tanpa Busana Bungkam kepada Media

Pelaku dibawa ke ruang tahanan polda NTT, Jumat (21/5).Foto:Yappy vn

Yappy Manuleus

 

PELAKU berinisial YT (41) yang membunuh Neni Walkis gadis berusia 19 tahun, asal Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang bungkam saat ditanya wartawan di Mapolda NTT, Jumat (21/5).

“Apakah betul anda yang membunuh Neni,” Tanya VN, saat tersangka YT diapit empat anggota kepolisian menuju sel tahanan usai konferensi pers di Ruang Humas Polda NTT.

Tersangka pun bungkam dan tidak menjawab VN sedikit pun dengan wajah yang gugup sambil ditutup menggunakan penutup wajah.

Tersangka YT pun dengan cepat diapit petugas dan bergegas masuk ke sel, dengan posisi tangan yang diikat serta mengenakan rompi berwarna orange.

Sementara Yani Hedo Hari, warga Desa Noelmina, yang merupakan tetangga dekat Korban Neni Welkis, saat ikut diwawancarai VN Via Telephon pada Jumat (21/5) siang mengatakan bahwa korban selama ini dikenal sangat baik dan ramah terhadap tetangganya.

Dia mengatakan, profesi korban yang biasa disapa Ani selama ini merupakan seorang penjahit.

“Kami ini tetangga, tapi masih keluarga juga. Selama ini kami lihat Ani ini anaknya baik sekali. Dia tidak sombong, tapi pendiam dan sangat baik,” katanya.

Dia mengaku korban juga baru menyelesaikan pendidikannya di tingkat SMA. Sehingga dengan adanya kejadian tersebut mereka sangat terpukul.

Yuliana Apriani Welkis alias Nona Welkis (19) meninggal dunia di dalam hutan milik PT Dwi Mukti Graha Elektrokindo, Kelurahan Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Gadis Asal Desa Takari, Kabupaten Kupang tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan jasadnya sudah membusuk dan sulit dikenali. Jasadnya ditemukan pegawai Pertanahan bersama pemilik tanah dan Lurah Batakte saat melakukan pengukuran tanah Senin (17/5) lalu yang saat itu mencium bau menyengat hingga menemukan jasad korban di lokasi kejadian. (yan/ol)

Leave a Comment