Vaksinator Kewalahan Layani Vaksinasi Covid-19

 

Warga sedang mengantre untuk mendapatkan pelayanan Vaksin Covid-19 di Puskesmas Pasir Panjang, Kota Kupang, Provinsi NTT, Senin (26/4). Foto:Yosi/vn.

 

 

 

 

Yosi Kameo

 

 

TINGGINYA minat masyakarat untuk mengikuti vaksinasi anti Covid-19 di beberapa Puskesmas yang ada Kota Kupang, Provinsi NTT, membuat tenaga medis yang bertugas sebagai vaksinator kewalahan dalam memberikan pelayanan. Pihak Puskemas terpaksa membatasi jumlah pasien perhari dan memberikan pelayanan pada waktu tertentu saja.

Di Puskesmas Oepoi misalnya, setiap hari para vaksinator melayani hingga 100 orang pasien dari kalangan masyarakat umum. Hal ini disampaikan Pengelola Vaksinator Puskesmas Oepoi Sonya Rafael.

Sedangkan di Puskesmas Pasir Panjang, kata Pengelola Vaksinator Puskesmas Pasir Panjang Elisabeth Sikku, para vaksinator bisa melayani lebih dari 40 orang per hari.

Kepada VN, Senin (26/4), kedua pengelola vaksinator puskesmas tersebut mengungkapkan, pihak Puskesmas berusaha menyiasati tingginya minat vaksinasi Covid-19 dari kalangan masyarakat umum.

Tujuannya agar tenaga medis yang bertugas sebagai vaksintor tidak kewalahan dalam memberikan pelayanan.

“Kami kasih target. Batas 60 orang perhari,” tandas Elisabeth.

“Kami hanya layani vaksinasi di hari-hari khusus saja, tidak setiap hari,” ungkap Sonya yang ditemui terpisah.

Pantauan VN di Puskesmas Pasir Panjang, lebih dari 20 orang masyarakat umum tampak sedang sedang mengantre untuk mengikuti vaksinasi. Sedangkan di Puskesmas Oepoi, layanan vaksinasi dari kalangan masyarakat umum dibuka pada Selasa, Kamis dan Sabtu.

Sonya selaku pengelola semakin khawatir para tenaga medis kewalahan dan kelelahan. Sebab, pembukaan pelayanan vaksinasi untuk masyarakat umum masih terus berlanjut dengan batas waktu yang belum ditentukan.

“Ini kan sudah buka. Jadi mungkin seterusnya sudah. Sama juga dengan yang lain (pelayan publik), sampai sekarang juga mereka masih kita layani. Kan ada juga yang belum,” tutup Sonya. (Yan/ol)

 

Leave a Comment